18/11/15

Metopen: Instrumen Penelitian

Agung Prasetyo

Merupakan suatu yang penting dalam penelitian, untuk mendapatkan data, kualitas insturment menentukan kualitas data, selanjutnya kualitas data akan menentukan kualitas penelitain. Sebelumnya kita telah membahas tentang Populasi dan Sample penelitian pada metopen.
  • Langkah langkah penyusunan variable
  • Mengadakan identifikasi variabel
  • Menjabarkan variabel ke dalam sub atau bagian variabel
  • Mencari indikator dari setiap variable atau subvariable
  • Menderetkan deskripstor dari setiap indikator
  • Merumuska setiap indikator menjaid butir2 insturemnetn
  • Melengkapi insturment dengan pedoman atua instruksi dan pengantar

Pendoman penyusuan instrumen

Pedoman penyusunan instrumen
  • Kesederhanaan bahasa agar mudah dipahami
  • Rumusan singkat agar tidak kehabisan waktu hanya untuk memahami membaca insturksi
  • Setiap bagian sebaiknya dberi instruksi
Kata pengantar insturmen memperhatikan 
  • Dalam rangka apa penelitian dilakukan
  • Tujuan penelitan itu apa
  • Data yang bagaimana yang diperlukan
  • Kemanfaatan data bagi peneliti dan masyarakat
  • Kerahasiaan data dan sumber data yang diberikan responden
  • Ucapan terimakasih

Pengukuran dengan Skala

  • Pengkuran sikap misal ada bebera skala yang dunakan antara lain
  • Skala model Thurstone: dalam skala ini responden diminta menyatakan sutua atau dtiak setujua
  • Skala Likerts. Pada sekala ini repsonden membuhuhkan tanda takda check pada sala h satu alternafi jawaban, sangat setuju, setuju, tidak tentu, tidak setjuju, sangat tidak setuju
  • Semantic differensial (perbedaan semantik) pada instrumen ini responden dimitna memberikan penentuan peringkat terhadap object diantara dua kutub yang berlawanan, misal baik buruk, berharga tidak berharga
  • Skala Guttman. Skala ini mengandung pedoman wawancara atau kuesioner terbuka yang digunakan untuk mengungkap sikap. Bentuknya seperti pertanyaan, misalnya bagiamana pendapat anda tentang siswa yang datang terlambat?
  • Skala Inkeles, skala ini sejenis kuesioner tertutup, bentukanya seperti tes benutk pilihan ganda, skala ini mirpi model Thurstone tetapi hanya terdiri dari tiga alternatif jawaban, diharapkan responden dapat memilihnya

Uji instrumen

Insturmen perlu diuji
  • Validitas, isi, butir
  • Realiabilitas
  • Taraf kesukaran (difficulty index
  • Daya pembeda (discriminating power)
  • Pola jawaban (untuk pola jawaban pilihan ganda)

Validitas

Teknik uji validtias
  • Validitas isi, materi yang harus dikuasi siswa seperti terdpat kurikulum, apakah tes kita mencakup materi yang dikuasi siswa atau tidak
  • Validtas konstruk, bisa konsturk bahasa, konsturk penyusunanya
  • Validitas pakar, hanya dikonsultasikan pada pakar, pakar yang memiliki kualifikasi jenjang S3

Teknis reliabilitas

  • Teknik parale. Teknik ini dipersyarakan dua macam insturmen yang ekuivalen, insturmen pertama dan kedua dikorelasikan, dengan rumuss kolrelasi dproduct moment (Pearson)
  • Teknik ulangan. Teknik ini memperysarkan saut instrumen digunakan duak kali pada responden yang sama. Kedua hasil itu dikorelasikan
  • Teknis belah dua. Mensyaratkan soal berjumlah genap dan bersifat homogen. Pemebelahan dilakukan antara soal genap dan ganjil. Hasil tesi ini dikoelasikan. Pengujjian cukup dilakukan sekali. Hanya hasilnya dikelompokkan antara soal yang genap dan ganjil, untuk selanjutnya dikorelasikan. Hasil korelasi Perason baru Separo, sehingga untuk mengetahui relibilitas yang sebenarnya perlu dilanjutakn dengan rumus Separman Brown
  • Rumus Flanagan. Rumus ini mensyaratkan soal dapat berjumlah genap sehingga dapat dikelompokan ke dalam ganjil dan genap
  • Rumus Rulon. Rumus ini seperti halya Flanagan, hanya pembelahanya bukan ganjil dan genap, melainkan awal dan akhir
  • Rumus KR- 20 (Kuder dan Richardson). Rumus inidapat digunakan untuk soal yang tidak dpat dipechakan menajdi dua
  • Rmusak Hyot
  • Urmus KR-21.  Rumus ini digunakan seperti halya KR- 20

Penysunan Tes

  • Analisis kurikulum
  • Analisis buku atau bahan ajar
  • Pembuat kisi – isi (blue print atau table of spesification)

Prosedur pengmabangan instrumen

Prosedur pengembangan insturment yaitu
  • Teori
  • Konsturk atau definisi operasional
  • Pengembangan dimensi dan indikator
  • Menetapkan jenis insturmen
  • Membuat kisi kisi
  • Menulis butir insturment
  • Proses validasi konsep, misal validasi konstruk, validasi isi (content), dengan teknik jsufitikasi ahli, panel
  • Finalisasi instrumen untuk uji coba
  • Uji coba
  • Analisis hasil uji coba
  • Seleksi butir
  • Finalisasi instrument untuk dipakai

0 comments:

Posting Komentar

 

Facebook

Berlangganan

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner